Langsung ke konten utama

Apa Saja Makanan yang Menghambat Pertumbuhan?


Pertumbuhan dan perkembangan 
berlangsung optimal jika seseorang mengonsumsi makanan sehat dan penuh gizi. Namun jika seseorang mengonsumsi makanan tidak sehat dapat menghambat pertumbuhan, lalu apa saja makanan yang tidak sehat itu?

Makanan adalah sumber tenaga bagi manusia. Selain itu, makanan adalah poin utama dalam masa pertumbuhan. Memilih makanan yang sehat sangat penting agar perkembangan tubuh dapat tumbuh secara optimal. Nutrisi untuk otak dan tulang perlu diimbangi dengan menu makanan sehat.¹ Jika makanan tersebut tidak terpenuhi gizinya dampat menghambat pertumbuhan.

Walaupun memiliki persamaan dapat dikonsumsi seseorang, ternyata makanan tidak sehat dapat menghambat pertumbuhan lho! Seperti yang kita ketahui, makanan tidak sehat seperti makanan cepat saji dan makanan olahan dikenal sebagai makanan yang rendah gizi. Menurut sebuah studi dari Journal Health Promotion Perspectives Trusted, yang dilansir Medical Health, makanan jenis ini cenderung mengandung berbagai zat yang umumnya tidak sehat.³

Apa saja makanan tidak sehat penghambat pertumbuhan?

Berikut ini adalah daftar makanan tidak sehat yang dapat menghambat pertumbuhan:²

1. Gorengan

Kandungan kalori pada gorengan terbukti tinggi. Begitu juga dengan kandungan lemak dan oksidan, keduanya terbilang tinggi. Bila dikonsumsi terlalu sering, gorengan dapat menjadi makanan tidak sehat karena merupakan salah satu penyebab obesitas dan dapat menjadi salah satu penyebab penyakit jantung koroner.

2. Fast food

Makanan cepat saji alias junk food tidak memiliki nilai gizi yang dibutuhkan tubuh. Beberapa makanan cepat saji mengandung pengawet dan garam berlebih yang dapat berakibat fatal pada tubuh, misalnya obesitas, diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit ginjal, hingga serangan jantung.

3. Daging Olahan

Makanan jenis ini termasuk makanan yang tidak sehat dikarenakan saat proses pengolahan, daging akan diberi bahan tambahan. Penambahan bahan pengawet dan pewarna pada makanan ini menambah beban hati menjadi semakin berat. Makanan-makanan ini juga mengandung amonium nitrit yang menjadi salah satu penyebab kanker. Mengonsumsinya secara sering dan dalam jumlah banyak menjadikan tekanan darah kurang stabil dan kinerja ginjal terganggu.

4. Makanan instan

Makanan instan memang terlihat menggoda. Rasanya enak dan cepat dibuat. Tak hanya mie instan, makanan kaleng pun termasuk makanan yang membuat terhambatnya pertumbuhan. Makanan-makanan ini mengandung banyak pengawet agar dapat disimpan untuk waktu lama. Sama seperti junk food, makanan instan tidak memiliki manfaat bagi tubuh. Bahan kimia dalam makanan instan yang menumpuk dalam tubuh akan meningkatkan gejala demensia (kemunduran fungsi otak).

5. Makanan manis yang mengandung banyak gula

Bukan rahasia lagi jika asupan gula yang berlebihan dapat memengaruhi kesehatan. Selain menyebabkan obesitas, gula yang terdapat dalam permen atau makanan pencuci mulut dapat merusak otak. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh UCLA ditemukan bahwa kelebihan fruktosa dapat memengaruhi proses pikiran dan perasaan. Ketika seseorang terlalu banyak makan makanan manis, kinerja otak menjadi lambat dan sekaligus mengganggu mood.⁴

Makanan diatas adalah jenis-jenis makanan tidak sehat yang dapat menghambat pertumbuhan manusia. Masih banyak makanan sehat bergizi yang dapat membantu Anda untuk mengoptimalkan masa pertumbuhan, apa saja?

Daftar makanan sehat untuk pertumbuhan

Beberapa makanan sehat untuk pertumbuhan, yaitu:⁴

  • Kacang-kacangan
  • Umbi-umbian
  • Buah-buahan
  • Biji-bijian
  • Sayuran hijau
  • Daging ayam
  • Daging ikan
  • Yoghurt
  • Telur
  • Makanan rendah lemak
  • Susu sapi, susu kambing, susu kedelai (bukan susu skim atau susu dengan pemanis buatan)

Selain mengonsumsi makanan sehat, Anda juga dapat melakukan olahraga dan pola hidup yang sehat agar masa pertumbuhan dapat bekerja secara optimal. Tips-tips lain untuk menyempurnakan masa pertumbuhan Anda dapat cek di https://alinamed.com atau download (Alinamed App) untuk mempermudah menerima informasi terkiat kesehatan.5 (LOV)

Sumber Alinamed : Apa Saja Makanan yang Menghambat Pertumbuhan?

Referensi:

  1. Gleeson, Jane Racey. 2019, Are Unhealthy Sugars Hiding in Your Favorite Foods?, https://healthblog.uofmhealth.org/wellness-prevention/are-unhealthy-sugars-hiding-your-favorite-foods (dilihat 11 Agustus 2021)
  2. Healthline. 2020, ‘Health Foods’ That Are Really Junk Foods in Disguisehttps://www.healthline.com/nutrition/15-health-foods-that-are-really-junk-foods#1.-Processed-low-fat-and-fat-free-foods (dilihat 11 Agustus 2021)
  3. Medical Health. 2016, Fast Food Restaurants Serve Extremely Unhealthy Meals, https://www.medicalnewstoday.com/articles/255148 (dilihat pada 11 Agustus 2021)
  4. Mayoclinic. 2020, Cholesterol: Top foods to improve your numbershttps://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/high-blood-cholesterol/in-depth/cholesterol/art-20045192 (dilihat 11 Agustus 2021)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belum Memiliki BPJS Kesehatan? Yuk Daftar, Ini Panduannya!

  Cara membuat BPJS Kesehatan sebenarnya mudah, umumnya pendaftaran kartu ini sama halnya dengan pendaftaran kartu jaminan sosial lainnya, simak penjelasan berikut ini untuk syarat dan tata caranya! BPJS Kesehatan Sesuai dengan peraturan UU No. 24 Tahun 2011, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan adalah badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan. BPJS Kesehatan mulai operasional pada tanggal 1 Januari 2014.⁴ Semua penduduk Indonesia wajib menjadi peserta jaminan kesehatan yang dikelola oleh BPJS termasuk warga negara asing yang telah bekerja paling singkat enam bulan di Indonesia dan telah membayar iuran. Kepesertaan BPJS Kesehatan bersifat wajib.⁴ Keikutsertaan dalam peserta BPJS ini bukan hanya formalitas semata, namun memiliki beberapa manfaat di dalamnya. Semua masyarakat yang memiliki kartu BPJS Kesehatan, diberi kemudahan dalam hal pembiayaan kesehatan. 5  Jika seseorang memiliki riwayat penyakit atau kondisi kesehatan lainny...

Potret Aurel Hermansyah Berhijab Bikin Pangling

Usai menikah 3 April 2021 lalu, kini Aurel Hermansyah mengenakan hijab untuk tampilan barunya. Darah kelahiran 10 Juli 1998 ini, semakin cantik bak seorang putri setelah mantab mengenakan hijab. Kolom komentar instagram Aurel dibanjiri komentar pujian dari netizen. Tak hanya sekali Aurel mengunggah foto mengenakan hijab di akun instagramnya, terlihat kebersamaannya dengan sang suami bahkan berlibur bersama juga tetap mengenakan balutan hijab. Penasaran bagaimana Aurel Hermansyah berhijab? Simak potretnya berikut ini. Tampil Menawan Dengan Outfit Perpaduan Jumpsuit Merah dan Kemeja Putih Instagram/aurelie.hermansyah Foto unggahan yang sekaligus dijadikan foto profil instagram ini menjadi ikonik karena netizen membanjiri pujian sekaligus mendoakan agar tetap istiqomah. 2. Outfit Serba Putih Menambah Kesan Anggun Instagram/ahha_kopolgol Foto selfie dengan senyum tipis, artis muda dengan sapaan Loli ini semakin terlihat anggun. 3. Potret Liburan Bersama Sang Suami  Instagram/aurelie.he...

Satu Daerah di Indonesia Ini Diklaim Bebas Covid-19, di Manakah?

Setelah setahun lebih Indonesia dilanda pandemi Covid-19, kasus konfirmasi Covid-19 telah mencapai 1.677.274 hingga Minggu (2/5/2021). Kasus ini menyebar rata di berbagai daerah di Indonesia. Namun tak disangka ternyata ada 1 daerah yang bebas dari Covid-19, daerah manakah itu? Simak penjelasan berikut ini. Mengutip keterangan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang dilansir dari Kompas, ternyata masih ada satu daerah yang berstatus tidak terjamah virus Corona. Daerah itu adalah Kabupaten Dogiyai di Papua. Tentu menjadi pertanyaan besar bagi kita semua mengapa hal tersebut bisa terjadi?  Menurut Satgas Covid-19 Papua, Silwanus Sumule. Belum dipastikan, tidak adanya kasus di daerah tersebut dan belum dipastikan penyebabnya. Namun, ada kemungkinan daerah tersebut melakukan langkah pencegahan secara cepat dan tepat. Selain itu, taat dan patuhnya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan diduga kuat menjadi alasan bebasnya daerah ini dari dampak Covid-19. Minimnya mobilitas di suatu...